loading...

7 Herbal Antibiotik Alami Warisan nenek Moyang



Telah ramai di masyarakat kita tentang Penggunaan antibiotik yang cenderung berlebihan bahkan tahun tahun terakhir telah mencapai titik maksimum.

Begitu banyak “super bakteri” muncul – bakteri yang resisten antibiotik dan bahkan berkembang lebih cepat dari sang para ilmuwan dalam menemukan obat antinya

Antibiotik yang dijual di apotek ini telah berkembang sejak era tahun 40-an. Dan Sebelum era itu, orang hanya menggunakan obat alami, yaitu makanan atau herbal yang membantu untuk memerangi infeksi virus dan penyakit umum. Obat holistik global yang masih menggunakan banyak dari antibiotik alami.

Nenek moyang kita menggunakan antibiotik organik langsung dari alam untuk melawan infeksi.

Bawang putih
Sayuran ini memiliki kekuatan penyembuhan yang luar biasa. Bawang putih sangat efektif dalam memerangi infeksi seperti flu karena membunuh bakteri sebelum menyerang tubuh dan efek negatif pada tubuh.

Bawang putih mengandung allicin yang berjuang bakteri, parasit dan organisme mikro lainnya. Bawang putih tidak dapat membahayakan kesehatan Anda

Madu
Ini adalah fakta yang harus diketahui bahwa orang-orang Romawi menggunakan madu di medan perang untuk menyembuhkan luka dan melawan infeksi.

Madu masih dianggap salah satu antibiotik alami yang paling efektif di dunia, terutama karena antibakteri, anti-inflamasi dan antiseptik.

Madu mengandung enzim yang melepaskan hidrogen peroksida. Proses yang memberikan dukungan untuk organisme dalam memerangi infeksi dan mencegah penyebarannya. Madu membersihkan darah dari racun dan membantu fungsi hati secara efisien. Ini juga memiliki efek positif pada saluran pencernaan.

Jika Anda ingin cara meningkatkan sistem kekebalan tubuh, campurkan madu dengan kayu manis untuk meningkatkan jumlah sel darah putih. Pilihan terbaik adalah organik, madu yang belum diproses, karena dalam proses pasteurisasi kehilangan bagian dari antioksidan.

Cuka Sari Apel
Memiliki sifat antibiotik dan antiseptik yang kuat dan membantu dalam alkalisasi alami dari sistem yang membantu dalam menurunkan kolesterol dan mengurangi risiko kanker.
Cuka sari apel juga dapat digunakan untuk desinfeksi dan sterilisasi.

Kunyit
Selain warna dan rasa, kunyit juga dikenal karena manfaat yang luar biasa untuk kesehatan kita. Rempah-rempah ini sangat bagus untuk membunuh bakteri. Untuk hasil yang optimal, yang terbaik adalah untuk menggabungkan kunyit dengan madu dan menerapkan campuran ini pada tempat yang terinfeksi.

Grapefruit Ekstrak Biji
Baru-baru ini sebuah penelitian yang diterbitkan yang menemukan bahwa ekstrak biji anggur dapat membunuh hingga 800 jenis virus, bakteri, jamur dan parasit.

Ekstrak biji anggur memiliki banyak antioksidan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan dengan cara alami bersifat alkali pada organisme dan membantu dalam pencernaan dan merangsang flora usus.

Kubis
Kubis mengandung senyawa sulfur yang memiliki efek positif dalam memerangi kanker.
Banyak orang yang akrab dengan fakta bahwa kubis kaya vitamin C. Hanya satu cangkir kubis mengandung hingga 75% dari dosis harian yang direkomendasikan vitamin C.

Karena sifat antibakteri, mengkonsumsi jus kubis yang dimaniskan dengan madu adalah cara yang bagus untuk meningkatkan pencernaan Anda, mencegah penyakit dan menjaga berat badan ideal Anda.

Minyak Kelapa
Manfaat dari minyak kelapa tidak terbatas. Selain memiliki sifat antijamur dan antimikroba, juga mengandung beberapa antioksidan yang jarang ditemukan di alam.

Gunakan minyak kelapa untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda, menjaga tingkat ideal kolesterol dan gula dalam darah dan memperkuat aktivitas otak. Minyak kelapa aman untuk penggunaan internal dan eksternal.

Tambahkan satu sendok makan minyak kelapa dalam kopi pagi Anda agar meningkatkan energi Anda dan menyembuhkan sakit kepala anda.

(Sumber:http://www.7daftar.com/2015/08/7-herbal-antibiotik-alami-warisan-nenek.html)

Tekan 2 kali (X) tuk menutup
Dukung kami dengan ngelike fanspagenya x