loading...

NEKAT MENCULIK BAYI DI RUMAH SAKIT, Lihat Apa yang Terjadi 19 Tahun Kemudian...



Penculikan adalah salah satu tindak kriminal dengan hukuman berat. Tindakan ini biasanya berkaitan dengan uang. Misalkan sang penculik ingin meminta sejumlah tebusan uang kepada kerabat orang yang diculik.

Namun, bagaimana kalau sang penculik malam 'jatuh hati' pada yang dia culik. Hal ini terjadi di Afrika Selatan.
Seorang wanita bernama Celeste Nurse melahirkan bayi perempuan pada Maret 1997, tetapi kehilangan bayi itu tiga hari kemudian.

Celeste Nurse melahirkan seorang bayi perempuan di rumah sakit Cape Town, Afrika Selatan. Bayi tersebut diberi nama Zephany Joy Nurse. Namun, beberapa hari setelah dilahirkan tepatnya 30 Maret 1997, Celeste terbangun dengan anaknya sudah tidak ada di atas kasur.

Bayi tersebut diculik oleh wanita yang tidak dikenal.

Wanita yang tidak dikenal ini juga sempat dilihat oleh saksi mata mengenakan seragam suster pada saat penculikan.

Wanita paruh baya ini punya alasan sendiri sampai berani melakukan penculikan. Dia mengalami keguguran pada 1996 dan tidak diketahui oleh suaminya. Keinginannya yang sangat besar untuk memiliki bayi pun membuatnya sampai membayar orang untuk mencarikannya bayi untuk diadopsi. Namun, akhirnya dia memutuskan untuk mengambil bayi orang lain, yakni milik Celeste Nurse.

Wanita ini mengasuh anak itu sepenuh hati layaknya anak kandung sendiri. Dia dan suaminya sangat bahagia, ujarnya pada pengadilan Cape Town, seperti dilansir abc.net.au. Selama 19 tahun anak itu pun tak pernah tahu apa yang terjadi di awal hidupnya. Zephany juga hidup bahagia bersama 'orang tua'-nya itu.

Zephany tumbuh dewasa sebagai wanita dan terus disayang oleh 'penculiknya'.

Meski berstatus menculik anak itu, wanita 50 tahun tersebut sudah terlanjur jatuh hati pada bayinya. Dirinya pun mengasuh Zephany sebagai seorang anak perempuan yang dia lahirkan dari rahimnya sendiri. Zaphany sendiri sudah berusia 18 tahun dan menginjak jenjang SMA.

19 tahun kemudian, ketidaksengajaan membongkar segalanya.

Tepatnya pada Februari 2015, Zephany ternyata bersekolah di sekolah yang sama dengan saudara kandungnya, dari keluarga Nurse. Apa yang terjadi? Kemiripan keduanya mengundang siswa lain untuk menyamakan keduanya, sampai akhirnya adik kandungnya itu memberitahu pada keluarganya. Ternyata semua terbukti benar sejak tes DNA oleh pihak kepolisian. Pengadilan dimulai Maret 2016.

Kasih sayang menang atas segalanya.

Selama pengadilan, identitas sang penculik dan Zephany sendiri dirahasiakan karena dianggap dapat membuat proses hukum yang berlangsung jadi tidak lancar. Pada akhirnya, wanita 50 tahun tersebut divonis bersama oleh hakim di pengadilan Cape Town.

Tindakan tidak terpuji wanita itu memang tidak boleh ditiru dan tidak dibenarkan. Namun, pada akhirnya, kekuatan hati yang memenangkan pribadinya. Siapa pun kamu, kasih sayang yang besar kepada kerabat atau keluarga kita adalah keharusan.

Sumber : forum.suara.com

Tekan 2 kali (X) tuk menutup
Dukung kami dengan ngelike fanspagenya x