loading...

ISLAM Di Jerman Dihina Dengan Daging Halal Seperti ini..!!



Bantulah ShareWarga Jerman dilaporkan telah menggelar kampanye di media sosial yang mendorong untuk menempatkan babi di pojok Halal di supermarket. Meski sebagian aktivis mengatakan kampanye ini adalah untuk membela hak-hak binatang, namun yang lain mengatakan hal itu adalah bentuk serangan terhadap Muslim.

Kampanye yang menyebar di media sosial dengan hashtag #HalalChallenge, menantang orang-orang untuk “meletakkan daging babi di #halalcorner supermarket kemudian memposting video ke akun Facebook, Instagram, atau di YouTube atau akun media sosial lainnya, dan mengajak teman untuk berpartisipasi,” menurut laman Facebook resmi.

Para pendukung kampanye ini mengatakan, langkah ini bertujuan untuk memberikan kesadaran atas metode yang digunakan untuk memproduksi daging halal, yang dianggap oleh orang-orang Barat kejam dan melanggar hak hewan.
“Muslim membantai seperti pembunuh psikopat. Mereka menempatkan pisau dan memotong hewan tanpa suntikan atau gas. Kami mencoba untuk menyadarkan masyarakat, menyembelih secara Halal adalah kejam dan itulah tantangan kami,” kata salah satu aktivis kepada media RT.
“Kami tak ingin hak-hak agama melebihi hak-hak binatang. Islam telah mengambil alih Jerman dan mereka telah mendapatkan lebih banyak hak, dan itu adalah hal yang sangat buruk,” tambahnya.
Namun, beberapa orang menuduh kampanye ini khusus untuk menargetkan Muslim Jerman, dengan kedok membela hak-hak binatang.
“Masalah hak asasi hewan dijadikan alat untuk menyerang Muslim. Aktivis anti-Islam tidak akan berani, misalnya melakukan hal ini terhadap komunitas Yahudi dan daging Kosher,” kata Reza Kazim dari Komisi HAM Islam.
Reza melanjutkan dengan menyatakan, secara ilmiah telah membuktikan bahwa pemotongan hewan untuk daging halal sebenarnya mengurangi penderitaan hewan dibandingkan metode pemotongan lainnya.

Kampanye ini bukan yang pertama menggunakan daging babi atau babi, sebagai cara untuk menyerang penduduk Muslim. Awal bulan Mei ini, kepala babi dibuang di rumah Duta Besar Maroko di Prancis. Pada Desember 2015, terjadi serangkaian insiden di seluruh dunia, dengan beberapa kepala babi dibuang di luar sebuah sekolah Muslim di Lancashire, Inggris, dan satu lagi dibuang di luar sebuah masjid Philadelphia. Selain itu, juga terjadi kasus kepala babi yang dibuang di toilet masjid di universitas Australia.

Penggunaan kepala babi diyakini sebagai penghinaan langsung terhadap Muslim, yang mengharamkan babi maupun dagingnya. 



Sumber: islampos.com

Tekan 2 kali (X) tuk menutup
Dukung kami dengan ngelike fanspagenya x