loading...

Ini Alasan Kenapa Sebelum Nyalakan Mesin Motor Harus Tunggu Lampu Indikator Mati




Motor injeksi, pasti mendapat anjuran pada saat menyalakan mesin untuk menunggu lampu indikator padam terlebih dahulu.

Sebagian Anda mungkin sudah tahu kenapa harus menunggu dulu, tapi untuk yang belum tahu, berikut ini bisa Anda ketahui penjelasannya.

Dikutip dari laman penggemar facebook bernama NGS Batteries, Selasa (1/3/2016), lampu indikator yang mati memiliki fungsi untuk memastikan bahwa tidak ada part injeksi yang bermasalah.

Lampu indikator mati itu dilakukan agar si pengemudi memastikan komponen injeksi tidak ada yang bermasalah sebelum motor benar-benar dihidupkan.

Kalau lampu indikator itu tidak mati, dan justru terus berkedip, maka dapat dipastikan ada yang salah dari sistem injeksi.

Kedipan motor pun ternyata punya artinya sendiri. Durasi kedipan yang berbeda menandakan adanya masalah di komponen yang berbeda pula.

Sebagai contoh sepeda motor injeksi Yamaha.

Menurut salah satu sumber di internet, nyala lampu indikator 1 detik dibacanya 10, sedangkan nyala dengan durasi 0,5 detik dibaca 1.

Lampu akan mati selama 1,5 detik sebagai penjeda dengan nyala sebelumnya.

Terakhir, lampu yang mati selama 3 detik diartikan sebagai tahap awal untuk menunjukkan kerusakan lain.

Dari rumus ini, maka dapat disimpulkan bagian mana yang rusak. Misalnya, jika kedipan 1 detik terjadi dua kali, maka angkanya jadi 20.

Lalu lampu 0,5 detik nyala sebanyak 8 kali, maka kode kerusakan adalah 28 (20+8). Di motor Yamaha, angka 28 merupakan kode kerusakan dari sensor suhu mesin.

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Bima Chakti Firmansyah

Tekan 2 kali (X) tuk menutup
Dukung kami dengan ngelike fanspagenya x